oleh

Bangkitkan Kesadaran Pemajuan Kebudayaan, Trie Utami Berikan Kuliah Umum di Unias

Gunungsitoli –  Mediafonna.id | Budayawan, seniman, dan vokalis, Trie Utami, akan hadir di Gunungsitoli untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Kuliah Umum Universitas Nias, pada Kamis, 8 Desember 2022, di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Nias, Jl. Karet No. 30 Kota Gunungsitoli.

Artis senior di pentas musik Indonesia yang kini banyak terlibat aktif dalam kerja-kerja edukasi dan pelestarian budaya ini menjadi pembicara dalam kegiatan Kuliah Umum Universitas Nias dalam rangkaian kegiatan Wisuda I Universitas Nias yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Desember 2022.

Dalam acara Kuliah Umum yang akan diselenggarakan mulai jam 09.00 sampai jam 12.00 ini, Trie Utami akan membawakan tema “Pengarusutamaan Kebudayaan dalam Pembangunan Nias Melalui Dunia Pendidikan.” Tema ini disampaikan Trie Utami untuk mendorong bangkitnya kesadaran bangsa ini dalam memahami kekuatan kebudayaan yang dimilikinya, dan khususnya bagi kalangan dunia pendidikan agar menjadi penggerak di masyarakat dalam menemukenali, melestarikan, dan mengembangkan aset kebudayaan negeri ini.

Pengarusutamaan kebudayaan menjadi salah satu tema besar implementasi Undang-Undang No.5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaaan. Namun sayangnya topik ini masih terdengar cukup “asing” bagi masyarakat di negeri yang memiliki aset budaya yang sangat kaya ini.

Rektor Universitas Nias, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., menjelaskan bahwa Universitas Nias saat ini menjadikan pemajuan kebudayaan sebagai salah satu topik utama di kampus ini. “Memang di Unias belum ada fakultas atau program studi kebudayaan, tapi kita perlu menyadari bahwa kebudayaan ini justru seharusnya menjadi dasar pemikiran dan dasar pergerakan di dunia akademik dalam setiap fakultas dan program studi,” ungkap Eliyunus Waruwu.

“Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk yang ada di kepulauan Nias. Kata Presiden Jokowi, bangsa kita ini’super power’ dalam kekayaan budaya, namun kebanyakan dari kita belum menyadarinya. Itulah yang menjadi latar belakang diselenggarakannya kuliah umum ini,” lanjutnya.

Universitas Nias mengundang Trie Utami sebagai narasumber Kuliah Umum, atas dasar rekam jejak karya dan kerja budaya artis kelahiran Bandung 8 Januari 1968. Salah satu kerja budaya Trie Utami adalah program Sound Of Borobudur.

Dalam program Sound of Borobudur yang digagasnya sejak tahun 2016, Trie Utami membangun kerja kolaborasi budaya dan riset ilmiah untuk meneliti relief-relief tentang alat musik di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dari riset tersebut didapatkanlah data lebih dari 200 relief yang memuat tema alat musik.

Dan yang lebih mengejutkan lagi, ketika diriset dan diseminarkan lebih lanjut, alat-alat musik yang terpahat pada relief candi Borobudur ini, ternyata kini tersebar di lebih dari 40 negara. Trie Utami menyimpulkan bahwa 13 abad yang lalu bangsa kita adalah negara adi daya budaya, dan pusat musik dunia, terbukti dari apa yang terpahat di relief Candi Borobudur.

Pengalaman dan pemikiran Trie Utami telibat dan menggagas berbagai program menelusuri, melestarikan, dan mengembangkan budaya ini akan dibagikannya dalam kuliah umum yang akan diikuti oleh sekitar 100 orang dosen dan mahasiswa Universitas Nias.

Selain Kuliah Umum, Trie Utami juga akan melakukan serangkaian kegiatan di Gunungsitoli dan di Nias Selatan, untuk bertemu dan berdiskusi dengan masyarakat adat, seniman, budayawan, dan puncaknya adalah tampil dalam acara Wisuda Universitas Nias yang berkolaborasi dengan musisi-musisi muda Gunungsitoli membawakan lagu Nias dan beberapa lagu ciptaannya sendiri yang kini diaransemen dengan warna musik tradisional Nias. (Red/KZ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed