oleh

KOMKEP KAM Dan KBMK KAM Serta IMMIM Dan HIKMAHBUDDHI Medan Eratkan Toleransi Lewat Aksi Ramadhan

-DAERAH, NEWS-126 Dilihat

Mediafonna.id | Medan – Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan (KOMKEP KAM) dan Keluarga Besar Mahasiswa Katolik Keuskupan Agung Medan (KBMK KAM) melaksanakan bagi-bagi takjil gratis bersama Ikatan Muda-Mudi Islam Mulia (IMMIM) Medan dan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDDHI) . Pengurus KBMK berbagi 100 porsi untuk berbuka puasa. Hal ini rutin dilakukan setiap tahunnya oleh KOMKEP KAM dan KBMK KAM guna mempererat persaudaraan dan menumbuhkan toleransi antar umat beragama lewat bulan Ramadan.

Seperti halnya nama instansi yang menyelenggarakan kegiatan ini, Keluarga Besar Mahasiswa Katolik Keuskupan Agung Medan yang dinaungi oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan dimana pastinya sudah terdapat Mahasiswa Katolik dari berbagai Universitas yang ada di Kota Medan atau bahkan sering disebut Keluarga Mahasiswa Katolik (KMKat) dan Ikatan Mahasiswa Katolik (IMKA). Ada KMKat St. Martinus UNIMED, KMKat St. Fransiskus Xaverius UMA, KMKat St. Theresia Avila UHN, KMKat St. Albertus Magnus USU, KMKat St. Fransiskus Asisi POLMED, KMKat Beato Carlo Acutis USM, KMKat St. Elisabeth POLKESMED GIZI, KMKat Beato John Duns Scotus UNPRI, KMKat Ignatius De Loyola UNIKA, KMKat Joseph Cupertino UPU, KMKat STIKES Elisabeth, SEMA STP St. Bonaventura dan Ikatan Mahasiswa Katolik St. Stefanus PTKI Medan.

Ivando Sinaga selaku bidang Persaudaraan KBMK KAM menyampaikan bahwa kegiatan persaudaraan insani kali ini mencoba hal baru yang dimana tahun lalu kegiatan yang dilakukan ialah bersih-bersih Gereja dan Masjid lalu berbuka puasa bersama dan tahun ini kita ikut serta dalam mendampingi teman-teman muslim untuk makan sahur bersama dan berkeliling membangunkan warga. Jadi gambaran dari kegiatan kali ini adalah dimana kita mulai dengan bagi-bagi takjil buka puasa yang dimana sasaran utamanya kepada para ojek online dan tukang becak di Masjid Al-Hikmah Jl. Garu II B, Harjosari Amplas, lalu teman-teman dari muslim kembali ibadah dan sholat tarawih sementara kami dari teman-teman Katolik kumpul di sekret IMKA PTKI melaksanakan kegiatan malam keakraban. Lalu setelah pergantian hari tepatnya pukul 00.00 WIB, kami Kembali ke masjid dan melaksanakan sharing bersama sembari menunggu waktu berkeliling untuk membangunkan warga dan se-usai membangunkan warga kita semua sahur bersama di Masjid dan diakhiri dengan sayonara.

“KOMKEP KAM bersama KBMK KAM memang sudah beberapa tahun ini selalu melakukan kegiatan persaudaraan insani untuk toleransi beragama walaupun hari ini dengan menggunakan konsep yang berbeda untuk kita meraih berkah lewat keberagaman dan mencapai kedamaian di bulan Ramadhan,” ungkap Ivando.

Selanjutnya Reno Francius Simanullang selaku Ketua KBMK KAM menyampaikan bahwa kegiatan bagi-bagi takjil sebagai wujud berkah keberagaman toleransi antar umat beragama. Dengan begitu ada berkah kedamaian yang dirasakan masyarakat dan berbagi tidak melihat dari suku, ras, dan agama apa pun, tetap berbagi ke masyarakat. Khususnya para pengemudi online dan pengemudi becak yang setiap hari mencari nafkah demi keluarga di jalanan,” maka kegiatan kali ini sangat diharapkan membawa dampak yang lebih besar bagi masyarakat khususnya bagi orang muda khususnya juga di Kota Medan yang dimana kali ini lebih banyak melibatkan Mahasiswa-mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Medan dan dampak dari kegiatan yang dimaksud ini adalah lebih menumbuhkan rasa persaudaraan antar umat beragama, menumbuhkan rasa kepedulian terhadap antar umat beragama.

“Momen bulan Ramadan tak sekadar beribadah, namun banyak tradisi religi yang melatar belakanginya. Salah satunya tradisi berbagi takjil. Tradisi ini adalah suatu kebiasaan yang dilakukan masyarakat muslim dan namun kali ini Keluarga Besar Mahasiswa Katolik Keuskupan Agung Medan juga melaksanakannya dan bahkan Bersama dengan teman-teman muslim,” ungkap Reno.

Khairuddin Rokan selaku ketua IMMI Medan juga menyampaikan bahwasanya IMMIM baru pertama kali melaksanakan kegiatan kolaborasi dengan agama lain serta dengan melaksanakan konsep kegiatan seperti persaudaraan insani ini.

“Kami sangat senang dan bangga atas kehadiran teman-teman dari Katolik dengan begitu antusiasnya melaksanakan kegiatan persaudaraan insani dan sudah memilih Masjid Al-Hikmah Jl. Garu II B, Harjosari Amplas sebagai tempat pelaksanaan kegiatan persaudaraan insani. Semoga lewat kegiatan yang kita laksanakan ini dapat membawa dampak yang mulia bagi masyarakat khususnya di daerah Jl. Garu II B, Harjosari ini,” ungkap Khairuddin.

Sementara itu Koco Mulyanto selaku ketua HIKMAHBUDHI Medan juga hadir dalam kegiatan persaudaraan insani KBMK KAM yang dimana seperti biasanya beliau hadir seperti halnya tahun lalu.

“Saya sudah sering melaksanakan kegiatan seperti ini dengan agama yang lain juga dan dengan beberapa para tokoh-tokoh agama, seperti Pastor, Pendeta, Haji, Ustad dan Bante. Namun walaupun demikian saya sangat senang dikarenakan melaksanakan kegiatan seperti ini dengan orang-orang baru baik dari teman-teman Muslim dan juga teman-teman Katolik, semoga lewat kegiatan persaudaraan insani ini membawa kita kepada sikap toleransi yang saling menghargai dan menghormati keberagaman yang ada disekitar kita khususnya dalam keberagaman agama,” ungap Koco.

Red/Admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed