oleh

Soal Pernyataan Gubsu Isolasi Nias, Ketua DPRD Gunungsitoli: Perlu di Kaji Kembali

FONNA.ID, Gunungsitoli – Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Yanto, menanggapi pernyataan Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi, tentang keadaan Nias darurat covid-19 dimana akan mengambil sejumlah langkah yakni menutup akses keluar-masuk menuju dan dari kepulauan Nias.

Menurut Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Yanto, mengatakan, kebijakan Pemerintah Propinsi Gubernur) untuk dikaji kembali, karna hal ini sangat terlambat, penutupan akses jalur transportasi udara/ laut, kebijakan Gubernur sudah, kurang tepat dan terlambat, dan bisa berefek pada perekonomian masyarakat Nias, hal ini di ungkapkan, Politisi PDI-P, kepada media topsumut.co, di kediamannya di jalan Sudirman komplek pasar beringin, Selasa (15/09/2020,

,” Terkait pernyataan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, kita ucapkan terimakasih, atas perhatian beliau di kepulauan Nias ini, menurut saya dengan pengambilan tindakkan dan kebijakan mengisolasi pulau nias, saya pikir itu kebijakkan yang kurang tepat, dan terkesan terlambat, pernyataan Gubernur perlu di kaj kembali, persoalannya sekarang virus tersebut sudah berada di kepulauan Nias, penyebarannya agak tinggi dan cepat, yang perlu di lakukan oleh Pemerintah Propinsi dalam hal ini, kalau punya perhatian di kepulauan nias, bila perlu alat Swab itu di perbanyak di RSUD Gunungsitoli,” ungkap Yanto.

Lebih jauh ia mengatakan, alat Swab cardtridge yang di miliki RSU Gunungsitoli sangat terbatas, hanya 16 buah perhari. Sementara pasien reaktif Covid ada ratusan orang dan inipun harus antrian, jadi kalau hal ini tidak di antisipasi maka bisa menyebar kepada yang lain, yang terpenting agar test Swab di perbanyak di Rumah Sakit Gunungsitoli dan kita juga memohon kepada Gubernur agar lebih memperbanyak lagi peralatan medis, abat-obatan dan yang lebih penting salah satunya adalah test Swab, “harap Ketua DPRD kota Gunungsitoli.

Terkait surat pemberitahuan RSU dengan keluarnya pernyataan, tidak dapat melayani pemeriksaan Swab TCM, dan hanya bisa di peruntukkan bagi pasien isolasi yang sedang di rawat di UPTD RSUD Gunungsitoli, dengan gejala sedang atau berat sepanjang sisa stok cardtridge TCM masih ada,. Ketua DPRD Kota Gunungsitoli menyatakan.

,”Kita meminta kepada Gubernur alat Swab test supaya di siapkan untuk kebutuhan kota Gunungsitoli dan Kep Nias, dan juga dokter ahli juga supaya di siap- siagakan di RSU Kota Gunungsitoli, sementara pemerintah kota Gunungsitoli juga saat ini merencanakan pembangunan rumah isolasi untuk pasien positif covid-19 dan kita berharap pemerintah kota Gunungsitoli secepatnya membangun rumah isolasi untuk pasien covid ” ujarnya.

Ketua DPR Yanto berharap kepada masyarakat khususnya kota Gunungsitoli untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan demi memutus rantai penyebaran covid-19, mulai dari diri kita keluarga untuk membudayakan pemakaian masker, cuci tangan dan menjaga jarak, hal ini salah satu cara untuk melawan covid-19,” ungkapnya.

Penulis : Kurniaman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed