oleh

Fredo Linardi :”Kampus harus menjadi benteng Pertumbuhan Nasionalisme di indonesia”.

-DAERAH, NEWS-11 Dilihat

Mediafonna.id | Medan – Fredo Linardi :”Kampus harus menjadi benteng Pertumbuhan Nasionalisme di indonesia”. pada Dialog Kebangsaan dengan mengambil topik “Manifestasi Spirit Oikumenisme dan Nasionalisme dalam Pembangunan Bangsa”. bertempat di Aula Hotel Alam Medan, Kamis (17/11/2022).

Hadir sebagai pembicara yakni; Fahri Azari Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Utara mewakili Kepala Dinas, Tuahta Ramajaya Saragih; Hendra Manurung, Koordinator Wilayah I Sumatera Utara-Aceh (GMKI Sumut-Aceh); Fredo Linardi, Sekjend DPD Gerakan Muda Pembaharuan (Gempar); Ceperianus Gea, Komisaris Daerah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sumatera Utara-Aceh; dan Sekar Sion Napitupulu, Aktivis Perempuan Hari Ini (PHI).

“GMKI sebagai organisasi kader tentunya menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pemberdayaan pemuda di Indonesia, terkhusus di Sumatera Utara ini yang akrab disebut “Miniatur Indonesia”, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Utara menyambut baik Dialog Kebangsaan ini, dalam rangka menumbuhkembangkan spirit persatuan dan kesatuan dan rasa cinta tanah air Indonesia,” ucap Kabid Pemuda.

Fredo Linardi yang juga adalah Plt. Sekum BPC HIPMI Medan menyampaikan nasionalisme merupakan prinsip yang harus dipegang teguh oleh kaum muda.

“Kita perlu menggali lebih dalam falsafah, nilai dan ideologi Pancasila sebagai dasar negara kita, serta keberagaman bangsa yang merupakan kekayaan tak ternilai yang dimiliki oleh Indonesia. Karena Inilah yang menjadi spirit kita dalam mengisi pembangunan bangsa dalam aktivitas keseharian kita masing-masing, rekan rekan semuanya sebagai mahasiswa mari akarkan kembali nilai nilai pancasila dilingkunganmu berada kususnya di kampus, karena sejatinya kampus harus menjadi laboratorium dan benteng Pertumbuhan nasionalisme di Indonesia.,” tutur Fredo.

KOMDA PKMRI Sumut-Aceh Ceperianus Gea menyampaikan perwujudan dari spirit oikumenisme terletak pada kemauan semua golongan untuk bersatu dan mengesampingkan perbedaan.

“Keberagaman itu adalah keniscayaan, perbedaan yang ada bukan kelemahan, justru kekuatan, jika ada persatuan didalamnya” sambungnya.

Senada dengan hal tersebut Korwil I Sumut – Aceh PP GMKI Hendra Leonardo Manurung menyampaikan bahwa manifestasi dari spirit Oikumenisme dan Nasionalisme dimulai dari diri sendiri dalam wujud kebanggaan terhadap bangsa Indonesia dalam peran pembangunan bangsa.

“Melalui kegiatan bersama antara organisasi kepemudaan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara ini adalah bentuk nyata dalam pembangunan Sumberdaya Pemuda Indonesia dalam melahirkan generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air dan berdaya saing tinggi,” tutup Hendra.

Red/Cicuz

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed